Materi Kuliah

Senin, 17 Maret 2014

Wi-Fi

Wi-Fi



                                             

                                                 Nama : Muhamad Ramdan Eka Nugraha

                                                 Kelas : A
                                                 NPM : 432007006110135




TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK TASIKMALAYA

2014
  

 

KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak pernah berhenti memberikan anugrah dan hidayah-nyasehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curah kepada panutan alam rasulullah SAW, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejaknya.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat tugas mata kuliah Jaringan Nirkabel.
penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat menambah wawasan bagi penulis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya, Amiin.



Tasikmalaya, Maret 2014


Penulis


BAB I   
 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Kita sekarang berada pada zaman perubahan. Berbagai evolusi teknologi komunikasi dan maklumat (ICT) telah tumbuh bagaikan cendawan setelah hujan.
Kemunculan komputer dalam bentuk mesin tipe pintar dan interaktif, kerangka utama, komputer mini dan komputer pribadi diikuti dengan komponen-komponen canggih dari segi aplikasi, multimedia/animasi, reka bentuk web portal/vortal/web-publisher, grafik, pangkalan data dan aplikasi industri ERP/MRP, teknikal, kejuruteraan, berbagai sistem pengoprasian dan sebagainya.
Selain itu, dengan bantuan teknologi jaringan LAN, WAN -  wireless, Arpanet, Intranet dan Internet, peer-to-peer network dan lain-lain juga telah banyak meninggalkan banyak dampak positif kepada dunia ICT.
Muncul pula intergrasi elemen-elemen telekomunikasi telah menyebabkan terciptanya telepon bimbit berbagai fungsi/sistem PDA, e-mail/chat/telepon internet (dan SMS), Konsep Pejabat Pintar (SOHO), WAP, dan GPRS dan akhirnya Sistem Jalur Lebar atau lebih dikenali sebagai Broadband yang menyebabkan terbitnya pula Telepon Bersuara berasaskan IP (VOIP) dan lain-lain jenis yang terlalu banyak di pasaran.
Teknologi satelit/komunikasi juga tidak kurang memberikan lebih sumbangan bernilai tambah kepada dunia ICT sehingga mampu menggabungkan pula elemen-elemen penyiaran digital menerusi radio dan TV, Sistem Pemusatan Global (GPS), Sistem Maklumat Geografik (GIS), telepon satelit, VSAT/Gelombang ‘C’, Cell Broadcast dan lain-lain meneruskan cara yang kita tidak pernah pikirkan dulu.
Dari segi komersil, industri ICT dari sektor pembuatan aksesori/perkakasan komputer sehingga penyelesaian sistem dan lain-lain telah memanfaatkan e-dagang dan B2B/B2C dan lain-lain secara maksimal pada tahap teratas, tahap kedua dan tahap ketiga.
Pendek kata, sebagai manusia yang memiliki kemampuan untuk berkreativitas, kita diharuskan memajukkan dunia ini dengan teknologi yang maju dan berkembang.
1.2. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari pembuatan makalah ini adalah
• Untuk memenuhi penilaian tugas
• Agar kita dapat memiliki gambaran-gambaran mengenai topik yang telah dipilih yaitu Wi-Fi, dan membuat mahasiswa lainnya dapat menambah ilmu mengenai Wi-Fi.
1.3. Ruang Lingkup Permasalahan
Pembahasan makalah ini melingkupi pengertian, tujuan Wi-Fi, cara kerja, komersial Wi-Fi, kelebihan dan kekurangan, keuntungan dan kerugian menggunakan Wi-Fi, keamanan Wi-Fi, akses untuk Wi-Fi, masa depan Wi-Fi dan cara menghubungkan Wi-Fi dengan PC.
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah :
BAB I. PENDAHULUAN
Dalam bab I, penulis membahas mengenai latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup pembahasan, dan sistematika penulisan.

BAB II  
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Wi-Fi
Wi-Fi(Wireless Fidelity) adalah sekumpulan standar yang mempunyai spesifikasi IEEE 802.11 yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel. Saat ini Wi-Fi banyak digunakan untuk mengakses ke internet dengan menggunakan access point (hotspot) melalui komputer dan PDA (Pocket Digital Assistance) yang terhubung dengan kartu nirkabel. Sekarang ini spesifikasi 802.11 mempunyai 4 tipe yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, dan 802.11n. Yang membedakan keempat tipe ini adalah luas jangkauan dan kecepatan transfernya. Di beberapa negara, pengguna Wi-Fi tidak perlu mendapatkan izin dari pengaturan lokal untuk mendapatkan frekuensi Wi-Fi. Wi-Fi tidak hanya dapat bekerja dalam jaringan WLAN tetapi dapat juga bekerja di jaringan WMAN(Wireless Metropolitan Area Network) atau disebut juga Wi-Max yang mempunyai standar 802.16. Biasanya 802.11a dan 802.16 bekerja di frekuensi 5 GHz sedangkan 802.11b hanya digunakan di frekuensi 2,4 GHz.
Wi-Fi adalah merek yang dilisensi oleh Wi-Fi alliance untuk produksi yang lulus demonstrasi tes yang mereka implementasikan dalam satu set kemampuan standard produk untuk wireless local area network didasari oleh spesifikasi IEEE 802.01. standard baru dari spesifikasi 802.11,seperti 802.16(WIMAX), saat ini sedang dalam tahap pengerjaan dan menawarkan banyak peningkatan, mulai dari range yang semakin luas sampai kepada kecepatan transfer yang lebih besar.
2.2. Tujuan Wi-Fi
Wi-Fi memiliki tujuan untuk digunakan pada peralatan mobile dan LAN, tetapi pada saat ini lebih sering digunakan untuk akses internet. Hal ini memungkinkan seseorang dengan komputer wireless atau PDA untuk mengakses internet didalam jangkauan akses point.Suatu wilayah geografi yang tercover oleh satu atau beberapa akses point disebut hotspot.
2.3.  Cara Kerja Wi-Fi
Setup Wi-Fi pada umumnya mengandung 1 atau lebih akses point dan 1 atau lebih client. Akses point menyebarluaskan SSID (Servis Set Identifier, Network Name)nya melalui paket-paket yang disebut beacon, yang disebarluaskan setiap 100ms. Beacons itu ditransmisikan dengan kecepatan 1 mbits/s, dan itu relative pendek, oleh karena itu juga bukan performance yang baik.Dengan adanya 1 mbits/s merupakan rate yang terendah dari Wi-Fi, hal ini menjamin client yang menerima beacon dapat berkomunikasi paling sedikit 1 mbits/s. Didasari oleh setting (misalnya : SSID), client itu dapat menentukan untuk terhubung dengan akses point yang mana saja. Firmware yang berjalan dengan kartu Wi-Fi dari client sangatlah baik. Katakanlah dua akses point dr SSID yang sama berada dalam jangkauan client, firmware dapat mengambil keputusan kepada akses point yang mana dari keduanya dia akan terhubung didasari oleh kekuatan sinyal. Standard Wi-Fi tidak memperhatikan kriteria koneksi dan roaming secara total terbuka kepada client. Inilah kekuatan Wi-Fi, tetapi hal ini juga memungkinkan kebanyakan suatu adapter wireless memiliki performance yang lebih baik daripada yang lainnya.
Sejak windows XP, sudah ditemukan zero configuration yang memungkinkan para pengguna untuk melihat berbagai network yang dan memungkinkan pengguna itu untuk terhubung kepada network yang diinginkan. Dimasa depan kartu wireless dapat menjadi lebih dan lebih lagi terkontrol oleh sistem operasi. Penemuan terbaru microsoft yang disebut dengan softMAC dapat mengambil alih dari on-board firmware. Telah dikatakan, kriteria roaming akan terkontrol secara total oleh sistem operasi. Wi-Fi ditransmisikan di udara, memiliki properti yang sama seperti non-switch ethernet network. Meskipun masalah-masalah tetap dapat terjadi pada non-switch ethernet LAN.

2.4. Komersial Wi-Fi
Di Indonesia, Penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah tidak asing lagi. Di berbagai Kafe-Kafe dan tempat-tempat umum lainnya banyak yang sudah memasang hotspot seperti di Kafe Starbucks, La Moda Cafe, Coffee Club dan lain-lain. Bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan Wi-Fi yang biasanya disebut VoWi-Fi(Voice over Wi-Fi). Standar teknis beberapa waktu lalu menemukan kreasi terbaru IEEE yang mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan dapat dibuat kartu berbasis Wi-Fi yang mampu disisipkan ke dalam peralatan elektronik mulai dari kamera digital sampai consoles video game.
Komersial layanan Wi-Fi dapat digunakan seperti Internet cafe, tempat untuk minum kopi, dan bandara di seluruh dunia (biasa disebut Wi-Fi-cafes), meskipun coverage adalah tambalan dari perbandingan dengan selular:
• Ozone dan ozoneParis di Perancis, September 2003, Ozone mulai menyebarkan jaringan OzoneParis dengan jarak lintas dari kota dengan lampu. Objektifnya : untuk membangun sebuah jaringan wireless metropolitan dengan Wi-Fi penuh  coverage dari Paris. Ozone dapat menembus jaringan filosofi dasar di sebuah skala nasional.
• Teknologi wise menyediakan hotspot komersial untuk bandara, universitas, dan cafe yang independen di US.
• T-mobile menyediakan hotspot di banyak starbucks di  US dan UK
• Pacific Century Cyberworksmenyediakan hotspot di tokopasifik kopi di Hongkong
• Sebuah Columbia Rural Electric Association memilikicabanglebihdari 2.4 GHz pelayananWi-Fimenyebrangi 3,700 mi2 (9,500 km2) daerahdalamWalla Walladan Colombia di Washington dannegeriUtatilla, Oregon
• Provider Hotspot  besarlainnya di USmeliputiBoingo, WayportdaniPass
• Sifisebuah provider layanan internet India, sudahmengadakan 120 akses wireless di Bangalore, India di hotel, mall, dankantorpemerintahan
• Vex melebihi sebah jaringan besar dari hotspot dengan penyebaran lebih dari Brazil. Telefonica Speedy Wi-Fi   sudah memulai layanan baru dan maju dengan jaringan distribusi lebih dari kota Sao Paulo
• BT Openzone menyediakan banyak hotspot melintasi United Kingdom, yang utama restoran McDonalds, dan mempunyai persetujuan roaming dengan T-Mobile UK dan ReadyToSurf. Konsumen mereka juga dapat mengakses hotspots managemen oleh The Cloud
• Netstopmenyediakan hotspot di New Zealand

2.5. KelebihanWi-Fi
Pada saat-saat ini Wi-Fi memberikan beberapa keunggulan. Salah satu yang paling menonjol adalah kemudahan untuk mengaksesnya. Dengan membawa PDA (Pocket Digital Assistance) atau komputer/laptop yang berkemampuan Wi-Fi dapat mengakses internet di tempat yang terdapat access point atau hotspot dan para pengguna dapat menggunakan secara bersamaan tanpa diperlukan kabel. Dan keunggulan lainnya adalah biaya pembangunannya yang relatif murah. Karena keunggulan-keunggulan inilah yang mendorong Internet Service Providers (ISP) membangun hotspot di kota-kota besar. Pengamat-pengamat telah memprediksikan pada tahun 2006 akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di Eropa, 530.000 di AS dan 1.000.000 hotspot di negara Asia.
Berikut adalah kelebihan-kelebihan lainnya dari Wi-Fi :
• Membolehkan LANs untuk menyebarkan tanpa kabel, mengurangi kekuatan dari harga jaringan perluasan dan penyebaran. Tempat dimana kabel tidak dapat dijalankan, seperti tempat terbuka dan sejarah gedung, dapat host wireless LANs.
• Produk Wi-Fi dapat diperluas di pasar. Berbeda jenis dari akses point dan jaringan interface klien interoperable di sebuah level dasar dari layanan.
• Jaringan Wi-Fi mendukung roaming, dimana sebuah mobile client station seperti sebuah laptop komputer dapat pindah dari satu akses point ke lainnya seperti pengguna pindah disekeliling sebuah  gedung atau area.
• Wi-Fi adalah global set dari standar. Tidak seperti selular carries, Wi-Fi client bekerja di kota yang berbeda diseluruh dunia.

2.6. Kekurangan Wi-Fi
Kekurangan Wi-Fi hanya infrastruktur, Wi-Fi hanya bisa di akses di tempat- tempat tertentu saja. Untuk di Indonesia, infrastuktur Wi-Fi sepertinya dihalangi oleh birokrasi. Banyak pihak-pihak yang akan mengalami kerugian besar apabila infrastruktur Wi-Fi dibangun meluas.

2.7. Keuntungan Menggunakan Wi-Fi
Dengan menggunakan fasilitas Wi-Fi, perusahaan-perusahaan menengah dan besar dapat meningkatkan efektifitas dalam memperoleh data-data terkini dengan menggunakan akses internet. Fasilitas Wi-Fi juga menawarkan efisiensi dalam kemudahan komunikasi antar departemen-departemen di dalam sebuah perusahaan, walaupun harga yang ditawarkan tidaklah murah. Keuntungan lainnya adalah Wi-Fi menawarkan konsep fleksibilitas. Sebagai contoh, seseorang yang sedang berada di kedai kopi ataupun di airport dapat mengerjakan tugas nya dengan menggunakan akses Wi-Fi. Sebagai tambahan, pengguna Wi-Fi juga dapat mengadakan ‘meeting’ dengan para karyawan-karyawannya di sebuah perusahaan melalui internet.

2.8.  Kerugian Menggunakan Wi-Fi
Salah satu kerugian dalam menggunakan Wi-Fi adalah biaya yang sangat mahal dalam menginstalasi akses point untuk Wi-Fi atau juga disebut Hot Spot. Biaya-biaya untuk memasang komponen-komponen Wi-Fi adalah tiga atau empat kali lebih mahal daripada instalasi wired LAN.

2.9. Keamanan Pada Wi-Fi
Perusahaan-perusahaan pada umumnya menggunakan Virtual Private Network (VPN) untuk melindungi akses mereka dalam menggunakan fasilitas Wi-Fi. VPN dapat membuat sebuah terowongan virtual yang aman antara komputer-komputer karyawan dan server perusahaan. Dengan menggunakan VPN, akses internet melalui Wi-Fi dibatasi dan diamankan.
Selain menggunakan VPN, Wi-Fi juga sudah menyediakan fasilitas keamanan berupa Remote Access Dial-Up User Service (Radius). Secara sederhana, Radius hanya meminta username dan password untuk memperoleh akses ke internet.
Selain VPN dan Radius, ada cara lain yang lebih sederhana untuk meningkatkan keamanan dalam Wi-Fi, yaitu dengan menggunakan Firewall. Firewall mencegah akses dari luar untuk masuk kedalam jaringan.

2.10. Akses untuk Wi-Fi
Seperti telah disebutkan diatas, Wi-Fi dapat diakes dengan menggunakan WEP (Wireless Equivalent Privacy) di 802.11. WEP bekerja dengan menterjemahkan (encrypting) data-data yang diterima oleh Wi-Fi card dan akses point Wi-Fi. Akses point Wi-Fi merupakan sebuah peranti keras ataupun lunak (hardware atau software) yang bertindak sebagai alat penghubung ke wired Local Area Network (LAN). Wi-Fi sementara bisa diakses dengan menggunakan WEP pada 802.11b dan 802.11g pada umumnya. Kecepatan transfer data yang ditawarkan oleh 802.11g adalah lima kali lebih besar daripada 802.11b.

2.11. Masa Depan Wi-Fi
Teknologi Wi-Fi direncanakan akan dipasang di berbagai macam alat-alat elektronik, seperti telepon selular, PDA, Notebook, dan sebagainya. Denganadanyafasilitasini, banyak yang bisakitalakukanwalaupunkitasedang di rumah, tempatumum, ataupun di bandara.Informasi-informasiterkinidapatdiperolehdengancepatdimanapunkitaberada.Sebagaitambahan, teknologiinijugameningkatkanefektifitasdanefisiensiperusahaan-perusahaanmenengahataupunbesar.

2.12. Cara Menghubungan Wi-Fi dengan PC
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa ada 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wireless yaitu Adhoc dimana 1 PC terhubung dengan 1 PC dengan saling terhubung berdasarkan nama SSID (Service Set IDentifier). SSID sendiri tidak lain nama sebuah komputer yang memiliki card, USB atau perangkat wireless dan masing masing perangkat harus diberikan sebuah nama tersendiri sebagai identitas.
Sistem Adhoc adalah sistem peer to peer, dalam arti satu komputer dihubungkan ke 1 komputer dengan saling mengenal SSID. Bila digambarkan mungkin lebih mudah membayangkan sistem direct connection dari 1 komputer ke 1 komputer lainnya dengan mengunakan Twist pair cable tanpa perangkat HUB.
Jadi terdapat 2 komputer dengan perangkat Wi-Fi dapat langsung berhubungan tanpa alat yang disebut access point mode. Pada sistem Adhoc tidak lagi mengenal sistem central (yang biasanya difungsikan pada Access Point). Sistem Adhoc hanya memerlukan 1 buah komputer yang memiliki nama SSID atau sederhananya nama sebuah network pada sebuah card/komputer.
Dapat juga menggunakan MAC address dengan sistem BSSID (Basic Service Set IDentifier - cara ini tidak umum digunakan), untuk mengenal sebuah nama komputer secara langsung. Mac Address umumnya sudah diberikan tanda atau nomor khusus tersendiri dari masing masing card atau perangkat network termasuk network wireless. Sistem Adhoc menguntungkan untuk pemakaian sementara misalnya hubungan network antara 2 komputer walaupun disekitarnya terdapat sebuah alat Access Point yang sedang bekerja.
SSID adalahnamasebuah network card atau USB card atau PCI card atau Router Wireless. SSID hanyalah sebuah nama untuk memberikan tanda dimana nama sebuah perangkat berada. BSSID adalah nama lain dari SSID, SSID diberikan oleh pemakai misalnya "pcsaya" pada komputer yang sedang digunakan dan komputer lainnya dibuatkan nama "pckamu". Sedangkan BSSID mengunakan basis MAC address. Jangan terlalu bingung dengan istilah baru tersebut. Bila sebuah koneksi wireless ingin saling berhubungan, keduanya harus mengunakan setup Adhoc. Bila disekitar ruangan terdapat perangkat Access Point, perlu diingatkan untuk mengubah band frekuensi agar tidak saling adu kuat signal yang memancar didalam suatu ruangan.

Adhoc diagram- picture www.windowsnetworking.com
Sistemkedua yang paling umumadalah Infra Structure.Sistem Infra Structure membutuhkansebuahperangkatkhususataudapatdifungsikansebagai Access point melalui software bilamengunakanjenis Wireless Network denganperangkat PCI card.
Miripseperti Hub Network yang menyatukansebuah network tetapididalamperangkat Access Point menandakansebuahsebuah central network denganmemberikan signal (melakukan broadcast) radio untukditerimaolehkomputer lain. Untukmengambarkankoneksipada Infra Structure dengan Access point minimal sebuahjaringan wireless network memilikisatutitikpadasebuahtempatdimanakomputer lain yang mencarimenerima signal untukmasuknyakedalam network agar salingberhubungan. Sistem Access Point (AP) ini paling banyakdigunakankarenasetiapkomputer yang inginterhubungankedalam network dapatmendengartransmisidari Access Point tersebut.
Access Point inilah yang memberikantandaapakahdisuatutempatmemilikijaringan Wi-Fidansecaraterusmenerusmentransmisikannamanya - Service Set IDentifier (SSID) dandapatditerimaolehkomputer lain untukdikenal. Bedanyadengan HUB network cable, HUB mengunakan cable tetapitidakmemilikinama (SSID). Sedangkan Access point tidakmengunakan cable network tetapiharusmemilikisebuahnamayaitunamauntuk SSID.

 

BAB III  
KESIMPULAN

3.1. Kesimpulan
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna Wi-Fi cenderung meningkat yang berdampak positif pada perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. Pemerintah menyikapi fenomena ini secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat menggunakan sistem Internet Nirkabel dengan optimal apabila semua perangkat yang digunakan dalam area tersebut mempunyai daya pancar yang seragam dan terbatas. Apabila  prasyarat tersebut diabaikan maka dapat dipastikan akan terjadi harmful interference antar perangkat pengguna internet dan juga perangkat sistem telekomunikasi lainnya yang akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi ini (terutama 2,4 GHz) adalah digunakannya untuk keperluan ISM (industrial, science, and medical). Konsekuensinya, para pengguna komunikasi radio dan perangkat telekomunikasi lainnya yang bekerja pada pita frekuensi harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM. Karena keterbatasan dan dampak yang dapat timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi tersebut maka berbagai negara menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.



Bluetooth

BLUETOOTH



                                             

                                                 Nama : Muhamad Ramdan Eka Nugraha

                                                 Kelas : A
                                                 NPM : 432007006110135




TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK TASIKMALAYA

2014
  

 

KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak pernah berhenti memberikan anugrah dan hidayah-nyasehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curah kepada panutan alam rasulullah SAW, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejaknya.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat tugas mata kuliah Jaringan Nirkabel.
penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat menambah wawasan bagi penulis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya, Amiin.



Tasikmalaya, Maret 2014

                                                                Penulis


BAB I

PENDAHULUAN

Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi juga (Personal Arena Network/PDA) tanpa kabel, bluetooth menghubungkan dan dipakai untuk melakukan tukar menukar informasi di antara peralatan-peralatan elektronik.

BAB II 
ISI

Nama bluetooth berasal dari nama raja Denmark yang bernama Harald Blatand (Abad 10) yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang diwilayah Skandinavia (Swedia, Filandia, Denmark, Norwegia) sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan 2 huruf jerman yang analog yaitu huruf A dan B.
Bluetooth adalah teknologi komunikasi wirelees (tanpa kabel) yang beroperasi pada 2,4 GHz, unlicense ISM (Indrustrial, Scientifik, dan Medical) dengan menggunakan frequency hopping transleiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara realtime antara perangkat bluetooth dengan jarak jangkauan yang terbatas (±10M / 30 kaki), aplikasi-aplikasi yang disediakan layanan bluetooth.
Penggunaan Bluetooth
  • PC to PC File Transfer.
  • PC to PC File Synchonization.
  • PC to PC Mobile Phone.
  • Wirelees Headseat.
Lan Connection
Perangkat pengguna Bluetooth
  • - Handphone.
  • - Camera digital.
  • - Personal computer (PC).
  • - Printer.
  • - Headseat.
  • - Dan elektronik lainnya.
Kelebihan system bluetooth
  1. Dapat menembus berbagai rintangan seperti dinding, kotak, dsb. Walaupun jaraknya hanya 10 M.
  2. Tidak memerlukan kabel atau kawat.
  3. Dapat me-singkronisasi data dari HP ke Komputer.
  4. Dapat digunakan sebagai perantara modem.
Kekurangan system bluetooth
  1. Menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang WiFi.
  2. Jika terlalu banyak koneksi bluetooth dalam satu ruangan sulit untuk menemukan penerima yang diharapkan.
  3. Banyak mekanisme keamanan yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
  4. Banyak beredar virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone.
BAB III
KESIMPULAN
Kesimpulan
 
Dari pembahasan tentang teknologi bluetooth diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan :
•    Bluetooth diciptakan bukan hanya untuk menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menewarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu untuk meyediakan berbagai macam layanan. Kelebihannya, Sinyal dapat menembus tembok/halangan, Berdaya rendah, dan Hardware yang relatif kecil.
•    Perangkat-perangkat yang dapat diintegerasikan dengan teknologi bluetooth yaitu: mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera digital, printer, router dan masih banyak peralatan lainnya.
•    Protokol dasar bluetooth adalah Bluetooth Radio, Baseband dan Link Manager Protocol (LMP) yang disebut protokol inti.
•    Algoritma SAFER + merupakan salah satu jenis algoritma yang dapat digunakan untuk sistem keamanan Bluetooth.
•    Bluetooth adalah teknologi radio jarak pendek yang memberikan kemudahan konektivitas bagi peralatan-peralatan nirkabel.

Selasa, 11 Maret 2014

Situs Lalu Lintas Perjalan Pesawat Terbang

Flight Radar adalah situs lalu lintas pesawat terbang yang sedang berjalan, alias Real Time.
Untuk lebih jelas klik Disini.

Senin, 10 Maret 2014

VPN

VPN adalah singkatan Virtual Private Network, yaitu sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internet, virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual.. Private yaitu jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.

Cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
  • VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router.
  • Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
  • Selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atau LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.

Apakah Fungsinya VPN?
Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut:

1. Confidentiality (Kerahasiaan)
Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.

2. Data Integrity (Keutuhan Data)
Ketika melewati jaringan Internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain.

3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain.

VPS

VPS adalah Virtual Private Server. Singkatnya VPS adalah sebuah server, biasanya berlokasi di Amerika, Eropa, Singapore, dimana server ini kita sewa untuk dipakai trading. Kenapa harus menyewa VPS ? Kan kita bisa menggunakan komputer kita sendiri ?.

VPS biasanya digunakan untuk menjalankan Expert Advisor (EA), dan EA ini kebanyakan dijalankan 24 jam terus-menerus. Kalau menggunakan PC/Laptop di rumah mungkin akan sering mengalami mati lampu, koneksi internet buruk dan lain-lain. Dengan memakai server yang berlokasi di Amerika, kita bisa memastikan bahwa koneksi akan selalu bagus dan tidak akan mati lampu seperti di Indonesia.

Dengan VPS, EA bisa berjalan 24 jam penuh, sehingga walaupun kita tidur, trading tetep berjalan, dan dollar pun tetap masuk ke rekening kita.

Pengertian dan Fungsi SSH

Sejarah SSH

Sejarah SSH merupakan salah satu penemuan di tahun 1995 oleh Tatu Ylönen, seorang peneliti dari Helsinki University of Technology, Finlandia. Ia mendesain salah satu protokol SSH pertama yang sekarang disebut sebagai SSH-1 untuk menghalau serangan password-sniffing (teknik pencurian password) pada jaringan universitas itu sendiri.
Sebagai peneliti ia memutuskan untuk membuat protokol ini sebagai freeware, karena pentingnya aplikasi SSH ini membuat tools ini sangat populer. Dalam waktu singkat telah digunakan oleh 20,000 user di lebih dari 50 negara di seluruh dunia.  Saat ini tentu pengguna aplikasi SSH ini telah mencapai jutaan pengguna di seluruh dunia.


Pengertian dan Fungsi SSH

Pengertian SSH adalah akronim dari Secure Shell yang merupakan sebuah protokol jaringan yang memanfaatkan kriptografi untuk melakukan komunikasi data pada perangkat jaringan agar lebih aman. Dalam konsepnya penggunaan SSH ini harus di dukung oleh server maupun perangkat atau komputer klien yang melakukan pertukaran data. Keduanya harus memiliki SSH server dari sisi komputer server dan SSH klien untuk komputer penerima (klien).
Banyaknya masalah keamanan jaringan memang menjadi hal serius untuk dihadapi, terutama untuk jaringan yang menghubungkan pertukaran data yang krusial. Sebagai contoh perbankan, pemerintah, dan instansi swasta yang membutuhkan perlindungan data terhadap konsumen dan bisnisnya, bahkan antivirus terbaik pun tidak dapat memberikan perlindungan secara sempurna.


Fungsi SSH

Fungsi SSH dapat digunakan untuk menggantikan telnet, rlogin, ftp, dan rsh, salah satu fungsi utamanya adalah untuk menjamin keamanan dalam melakukan transmisi data pada suatu jaringan. SSH banyak dimanfaatkan oleh berbagai network admin di berbagai belahan dunia untuk mengontrol web dan jenis jaringan lainnya seperti WAN.

Fungsi SSH ini sebenarnya adalah dibuat untuk menggantikan protokol sebelumnya yang dianggap sangat rentan terhadap pencurian data melalui malware berbahaya. Protokol tersebut antara lain adalah rlogin, TELNET dan protokol rsh.
Fungsi SSH
  1. Melakukan enkripsi terhadap data yang dikirim
  2. Protokol untuk pertukaran data dalam suatu jaringan
  3. Otentifikasi, mekanisme untuk memastikan pengirim dan penerima adalah benar dan aman.
  4. Kerahasiaan, memastikan kerahasiaan data yang dikirim agar hanya diketahui oleh penerima dan pengirim.

Pengertian SSH dan Fungsi SSH untuk Keamanan Jaringan

 

Pengertian SSH umumnya untuk memudahkan pemahaman adalah dengan membandingkannya dengan telnet dan ftp. SSH sebagai protokol sejenis yang memberikan keamanan dan enkripsi dalam setiap pertukaran datanya. Topologi jaringan komputer merupakan  salah satu faktor penentu kinerja keamanan jaringan. Topologi jaringan terpusat akan membantu mempermudah menggunakan aplikasi seperti SSH ini.


 

 


Senin, 24 Februari 2014

Cara Kerja GSM dan CDMA




                                                   CARA KERJA GSM DAN CDMA




                                             

                                                 Nama : Muhamad Ramdan Eka Nugraha
                                                 Kelas : A
                                                 NPM : 432007006110135




TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK TASIKMALAYA

2014
  


                                                              KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak pernah berhenti memberikan anugrah dan hidayah-nyasehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curah kepada panutan alam rasulullah SAW, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejaknya.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat tugas mata kuliah Jaringan Nirkabel.
penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat menambah wawasan bagi penulis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya, Amiin.



Tasikmalaya, Februari 2014



                                                                Penulis






                                                                 DAFTAR ISI

1. KATA PENGANTAR
2. DAFTAR ISI
3. BAB I : PENDAHULUAN
4. BAB II : ISI
5. BAB III : PENUTUP
    a. Kesimpulan
    b. Saran
6. DAFTAR PUSTAKA








BAB I

PENDAHULUAN

            Pekembangan teknologi pada saat ini sudah canggih, banyak sekali barang-barang yang modern, terutama handphone, saat ini perkembangan teknologi handphone sangatlah pesat. Sekarang handphone tidak hanya untuk telpon dan SMS tapi juga bisa dipakai untuk interenet, kamera, radio, pemutar musik dll, dan handphon ini memliki 2 jaringan yaitu GSM dan CDMA, maka penulis disini akan membahas cara kerja GSM dan CDMA.





                                                                        BAB II
                                                                          ISI

Perbedaan GSM dan CDMA

Secara fisik antara handphone GSM dan CDMA tidak ada perbedaan yang mencolok bahkan kalau dilihat sekilas keduanya serupa. Yang membedakan adalah kartu yang dipakai atau operator sellular yang mengoperasikan kedua jenis jalur ini. Sebagai contoh operator yang bekerja di jalur keduanya yaitu operator CDMA antara lain :smart, flexi, esia, fren, starone, ceria, sedangkan operator GSM meliputi : simpati, as, XL bebas, XL jempol, mentari, im3, three dan masih ada yang lain. Untuk lebih jelas bisa ditanyakan ke counter-counter terdekat, karena hampir setiap tahun lahir penyelenggara operator yang baru dengan layanan yang beragam. Sedangkan penyelenggara operator yang lama menambah jenis layanan yang baru pula sehingga lebih kompetitif

Cara Kerja

 Adapun prinsip kerja kedua jalur tersebut sebagai gambaran dapat dijelaskan sebagai berikut, kami sadurkan dari Majalah CE (Computer Easy) ed.12/2004 hal.37 dst. Dalam pembahasan kali ini, akan menggunakan analogi awam yang mudah dimengerti bagi kita yang belum jelas perbedaan antara keduanya, sehingga diharapkan dari penjelasan di bawah ini dapat memahami prinsip kerja dari kedua teknologi ini.
Sebelum membahas lebih dalam mengenai teknologi GSM dan CDMA, ada baiknya jika Anda mengerti terlebih dahulu sistem pengiriman dan penerimaan data dalam jaringan digital, khususnya dalam dunia komunikasi. Semua data yang dikirim maupun diterima dalam jaringan ini harus dalam bentuk digital. Hal yang sama juga berlaku untuk suara yang dikeluarkan dan diterima oleh penelepon saat berkomunikasi. Suara yang dikirimkan oleh penelepon akan diterima oleh microphone pada ponsel. Selanjutnya, suara ini akan diubah menjadi bentuk digital dan dikirimkan melalui gelombang radio ke Base Transceiver Station (BTS) milik operator yang digunakan. BTS inilah yang menerima data dan ponsel yang digunakan tadi dan meneruskannya (switching) ke BTS tujuan. Dan BTS tujuan ini, data selanjutnya akan dikirimkan ke ponsel tujuan yang seharusnya menerima panggilan tersebut. Tentu saja, ponsel penerima akan mengubah data digital yang diterima menjadi bentuk suara agar bisa didengar oleh penerima. Prinsip umum ini berlaku pada semua sistem digital, baik GSM maupun CDMA. Namun, detail prinsip kerja dan kedua sistem digital tersebut tidaklah sama.

GSM

GSM atau Global System for Mobile Communications merupakan teknologi digital yang bekerja dengan mengirimkan paket data berdasarkan waktu, atau yang lebih dikenal dengan istilah timeslot. GSM sendiri merupakan turunan dari teknologi Time Division Multiple Access (TDMA). Teknologi TDMA ini mengirimkan data berdasarkan satuan yang terbagi atas waktu, artinya sebuah paket data GSM akan dibagi menjadi beberapa time slot.
Timeslot inilah yang akan digunakan oleh pengguna jaringan GSM secara ternporer (sementara). Maksud dan digunakannya timeslot secara temporer adalah timeslot tersebut akan dimonopoli oleh pengguna selama mereka gunakan, terlepas dan mereka sedang aktif berbicara atau sedang idle (diam).
Gambaran yang lebih mudah untuk memahami prinsip kerja GSM. Analoginya seperti ini: andaikan sebuah armada taksi (dalam kasus ini berperan sebagai operator) yang memiliki 100 armada taksi (armada sebagai time slot). Armada taksi (timeslot) tersebut disewa oleh penumpang (pengguna). Secara otomatis, armada taksi tersebut tidak bisa digunakan oleh pengguna lain, walaupun bisa jadi pengguna tadi sedang tidak berada di dalam taksi (seperti sedang menunggu atau sedang bertamu ke suatu tempat sedangkan taksinya disuruh menunggu). Dalam posisi seperti ini, sudah jelas bahwa taksi itu sudah di-booking oleh pengguna pertama dan tidak mungkin melayani penumpang lain. Taksi tersebut baru bisa digunakan oleh penumpang lain ketika pengguna pertama sudah selesai menggunakan taksi tersebut (sudah sampai tujuan dan sudah dibayar). Inilah yang disebut prinsip monopoli temporer pada jaringan GSM.
Dari gambaran di atas terlihat jelas bahwa sistem GSM tidak mengizinkan penggunaan ponsel jika sistemnya sudah penuh (saat seluruh armada taksi sudah disewa, maka tidak ada lagi taksi kosong untuk disewa penumpang baru). Inilah yang membuat pengguna akan mendengar nada sibuk dari ponselnya saat hendak melakukan panggilan keluar (outgoing call). Namun, prinsip yang digunakan oleh GSM juga memiliki kelebihan. Teorinya, timeslot dedicated yang disediakan ini menjamin penggunanya bisa mendapatkan kualitas layanan komunikasi yang lebih konstan, tidak naik turun.
Kekurangannya adalah ketika jaringan GSM sudah penuh, maka pemilik ponsel biasanya akan mengalami kesulitan untuk melakukan panggilan atau bahkan menerima panggilan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya timeslot kosong yang bisa digunakan. Kembali ke analogi di awal pembahasan: jika semua armada taksi sudah disewa, Anda tidak akan mendapatkan taksi kosong.

CDMA

Berbeda dengan teknologi GSM, teknologi CDMA tidak menggunakan satuan waktu, melainkan menggunakan sistem kode (coding). Prinsip ini sesuai dengan singkatan CDMA itu sendiri, yaitu Code Division Multiple Access. Jadi, sistem CDMA menggunakan kode-kode tertentu yang unik untuk mengatur setiap panggilan yang berlangsung. Kode yang unik ini juga akan mengeliminir kemungkinan terjadinya komunikasi silang atau bocor.
Seperti sudah dibahas di awal, CDMA tidak menggunakan satuan waktu seperti layaknya GSM/TDMA. ini menjadikan CDMA memiliki kapasitas jaringan yang lebih besar dibandingkan dengan jaringan GSM. Namun, hal ini tidak berarti jaringan CDMA akan lebih baik daripada jaringan GSM karena tetap ada batasan-batasan tertentu untuk kapasitas jaringan yang dimiliki oleh CDMA.
Seperti jaringan GSM, analogi yang sederhana untuk memudahkan Anda memahami prinsip kerja jaringan CDMA. Analoginya seperti ini: jika jaringan GSM diumpamakan sebagai armada taksi, maka jaringan CDMA bisa diumpamakan sebagai sebuah bus. Sebuah bus (diumpamakan sebagai frekuensi) bisa menangani banyak penumpang bus (pengguna yang melakukan panggilan). Hal ini dimungkinkan karena setiap penumpang menggunakan kode tertentu yang unik. Hal ini juga yang memungkinkan tidak terjadinya komunikasi silang atau bocor. Setiap penumpang bisa berbicara dan menentukan tujuannya tanpa takut terganggu ataupun mengganggu penumpang lain. Bus ini juga tidak akan dimonopoli oleh satu orang saja, sehingga setiap orang bisa menggunakan bus tersebut untuk mengantarkan mereka ke tempat tujuannya masing-masing.
Namun, seperti layaknya sebuah bus, jika sudah terlalu banyak penumpang maka jalannya semakin berat dan kenyamanan penumpang akan terganggu (isi dalam bus akan semakin sesak). Hal yang sama juga terjadi di jaringan CDMA yaitu jika jaringan sudah terlalu penuh, maka yang terjadi adalah penyusutan coverage area (ruang lingkup atau jangkauan) dan jaringan CDMA itu sendiri. Jika diumpamakan, semakin sesak isi bus maka ruang gerak setiap penumpang juga akan menyempit. Tidak jarang pula kualitas suara menjadi korban dan penuhnya jaringan CDMA.


                                                                    BAB III
                                                                 Kesimpulan

Kesimpulan


Sistem telepon selular berbasis digital, baik itu GSM maupun CDMA memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk area yang lebih padat penggunaannya, teknologi CDMA tampaknya lebih unggul untuk melayani banyak sambungan secara bersamaan. Hal ini disebabkan oleh karakteristik dan jaringan CDMA itu sendiri. Dengan menggunakan jaringan CDMA, sebuah daerah yang padat penggunaannya akan memiliki kemungkinan koneksi yang lebih tinggi, walaupun bisa jadi terjadi penurunan coverage area dan kualitas suara jika beban jaringan terlalu tinggi. Teknologi GSM pada intinya lebih sesuai untuk daerah yang tidak terlalu padat, namun sangat membutuhkan coverage area yang konstan. Selain itu, area perkotaan sekarang memiliki banyak gedung bertingkat. Karakter geografis seperti ini sangat berpotensi memperlemah sinyal sehingga coverage area semakin kecil.

                                                             DAFTAR PUSTAKA


 http://ofajar88.wordpress.com/2008/09/21/perbedaan-gsm-vs-cdma/