Materi Kuliah

Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

Kelebihan Jaringan Nirkabel

KELEBIHAN JARINGAN NIRKABEL



                                           

                                                 Nama : Muhamad Ramdan Eka Nugraha
                                                 Kelas : A
                                                 NPM : 432007006110135




TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK TASIKMALAYA

2014



KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak pernah berhenti memberikan anugrah dan hidayah-nyasehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curah kepada panutan alam rasulullah SAW, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejaknya.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat tugas mata kuliah Jaringan Nirkabel.
penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat menambah wawasan bagi penulis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya, Amiin.



Tasikmalaya, Mei 2014


Penulis

BAB I
Pendahuluan

Jaringan nirkabel (wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem (computer) tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii, mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet, menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan bi-directional topologi bintang, sistem komputer yang terhubung tujuh ditempatkan lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa menggunakan saluran telepon.
"Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE Communication Society Magazine.
Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio portabel dan mobile industri.
Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal 1980-an oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket ini. Mereka menambahkan komunikasi data pita suara modem, dengan kecepatan data di bawah 9.600-bit / s, untuk yang sudah ada sistem radio jarak pendek, biasanya dalam dua meter band amatir. Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan FCC segera setelah pengumuman di band eksperimental untuk non-militer penggunaan spektrum penyebaran teknologi. Modem ini memiliki kecepatan data yang diberikan atas perintah ratusan kbit / s. Generasi ketiga modem nirkabel ditujukan untuk kompatibilitas dengan LAN yang ada dengan data tingkat atas perintah Mbit / s. Beberapa perusahaan yang mengembangkan produk-produk generasi ketiga dengan kecepatan data diatas 1 Mbit / s dan beberapa produk sudah diumumkan oleh waktu pertama IEEE Workshop on Wireless L

·        Sejarah Perkembangan Jaringan Nirkabel

Teknologi komunikasi seakan benda hidup yang selalu tumbuh dan berkembang tiada titik jenuh untuk mengalami peningkatan dari waktu ke waktunya. Dimulai dari alat yang tradisional untuk berkomunikasi seperti surat dan telegram lama-kelamaan beralih ke benda yang dikenal dengan telepon. Sepertinya manusia juga tak pernah puas untuk mengembangkan kemampuannya, muncullah benda yang lebih mutakhir dan dapat mempermudah segala proses komunikasi dengan orang lain seperti benda kecil dan ringan yang ada dalam genggaman kita yang dapat dibawa kemana saja yaitu handphone atau telepon seluler. Kalau diingat-ingat lagi dulu di sepanjang jalan berderet telepon umum atau wartel, tapi sekarang semenjak kehadiran telepon seluler semua sarana tersebut sudah tidak digunakan lagi karena kebanyakan orang sudah beralih pada ‘si mungil’ lengkap dengan teknologi wirelessnya. Wireless (teknologi berbasis gelombang radio) inilah yang menjadikan telepon seluler menjadi alat penyalur informasi tanpa menggunakan kabel. Wirelessadalah teknologi yang tidak lagi menggunakan kabel. Coba bayangkan kalau kita masih menggunakan telepon kabel? Akankah kita kemana-mana membawa telepon beserta kabelnya? Atau dapatkah kita menghubungi kerabat kita jika kita berada di puncak gunung tanpa harus membawa sambungan kabel?

Telepon genggam juga tidak luput dari perkembangan, dimulai dari Advanced Mobile Phone Services(AMPS) menjadi generasi pertama (1G) yang diciptakan dan diujicobakan di awal tahun 1980an. AMPS merupakan teknologi yang ditujukan untuk layanan telepon selular karena menggunakan energi yang lebih sedikit, akses lebih cepat, dan menggunakan kembali frekuensi pada bandwidthyang sesuai. Untuk base stasion receiving AMPS bekerja di frekuensi 800 MHz, 821 – 849 MHz sedangkan  base station transmitting pada 869 – 894 MHZ. Namun sayang, para ahli tidak memperkirakan permintaan pasar yang tinggi terhadap teknologi ini. Pengguna semakin banyak namun frekuensi tidak dapat bertambah, akibatnya banyak pengguna yang kesulitan mendapatkan sinyal dan malah selalu mendapat sinyal sibuk terutama di daerah metropolitan karena AMPS masih menggunakan teknologi analog.
Selanjutnya berkembang frequency division multiple access (FDMA) yang menggunakan teknologi akses ganda (multiple acsess technologies) dimana membagi spektrum gelombang sehingga masing-masing pengguna diberikan frekuensi tertentu. FDMA memang fungsional dalam teknologi telepon seluler tapi dianggap tidak efisien dalam menggunakan spektrum karena satu pengguna memakan satu slot frekuensi selama melakukan panggilan. Selanjutnya FDMA lebih digunakan dalam gelombang mikro dan transmisi satelit saja dan digantikan oleh teknologi TDMA (Time Division Multiple Access) yang dapat menggunakan frekuensi yang lebih besar. Pengguna dipisahkan berdasarkan waktu panggilan. Jika dalam FDMA spektrum gelombang dibagi ke dalam kanal-kanal frekuensi yang di setiap kanal dibagi lagi menjadi slot waktu sekitar 10 m/s. Di TDMA, data dari setiap hubungan komunikasi itu akan diubah ke dalam format digital lalu data cuplikan tersebut mendapat slot waktu pengiriman pada kanal sekitar 30 m/s. Dengan kemampuan ini, TDMA dapat melayani pengguna tiga sampai lima kali lipat lebih banyak daripada FDMA. TDMA biasanya digunakan pada jaringan GSM (Global System for Mobile Communication) dimana penggunanya dapat bepergian dari satu negara ke negara lainnya tanpa khawatir mengalami masalah koneksi telepon seluler.
Meskipun GSM sebenarnya dianggap sudah canggih namun, ada kesenjangan antara Eropa dan Amerika dalam mengembangkan aplikasi nirkabel. Amerika Serikat tidak ingin mengaplikasikan GSM karena sindrom NIH (not invented here). Semakin berkembang lagi, dikenal istilah General Packet Radio Service atau GPRS yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dan bandwidthyang besar daripada teknologi Circuit Switch Data atau CSD dengan biaya yang lebih murah. GPRS berbasis pada GSM dan menyediakan konektivitas internet dari telepon seluler. Komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah GGSN yang menghubungkan jaringan GSM ke jaringan internet, SGSN sebagai penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS serta PCU yaitu komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS
EDGE atau Enhanced Data rates for GSM Environment, adalah teknologi pengembangan dari teknologi GSM dan GPRS. Dari segi jaringan intinya, EDGE dan GPRS menggunakan peralatan dan protokol yang sama namun, hanya berbeda dari segi radio aksesnya saja. Teknologi ini menyampaikan data dengan cepat, berkisar sampai 384 kbps dan menawarkan bandwidth yang berbeda sesuai dengan permintaan.
Di sisi lain, teknologi akses ganda yang dianggap paling canggih saat ini adalah code division multiple access (CDMA) yang dikembangkan oleh Qualcomm. Awalnya dirancang untuk alat komunikasi kemiliteran seperti untuk komunikasi yang aman dan rahasia di medan perang. Prinsip dari CDMA adalah meskipun pengguna berada dalam segmen waktu dan frekuensi yang sama (tidak dibagi ke dalam kanal), namun setiap pengguna dibedakan dengan kode-kode orthogonaltertentu yang sifatnya untik dan khas. Diibaratkan kita berada dalam keramaian dimana semua orang berbicara dalam waktu yang sama. Namun hanya kita dan teman kita saja yang bahasanya sama, jadi kita tetap dapat leluasa berbicara tanpa merasa terganggu dengan keramaian yang ada. Dengan kata lain, pengguna CDMA hanya dapat menerima sinyal dari orang yang dituju. CDMA memiliki kapasitas pengguna lima sampai tujuh kali lebih besar daripada TDMA dan dua puluh lima kali lebih besar daripada FDMA dengan bandwidth yang sama.

Time Division Synchronous Code Division Multiple Access (TD SCDMA) adalah teknologi yang berbasis 3G. Yang membedakan TD SCDMA dengan CDMA yang lain adalah penggunaan time division duplexing (TDD) – teknologi yang memungkinkan pengguna melakukan pertukaran informasi di dalam frekuensi yang sama. Sedangkan 3G CDMA menggunakan frequency division duplexing (FDD), yang menuntut penggunaan dua frekuensi yang berbeda ketika bertukar data. TDD dianggap  lebih efisien dalam menanggulangi kecepatan data yang berubah-ubah atau tidak konstan. Namun di lain pihak FFF memiliki efisiensi dalam lalu lintas data yang konstan dan memerlukan tenaga yang lebih sedikit.
High-Speed Packet Downlink Access atau HSPDA adalah protokol telepon seluler yang merupakan pengembangan teknologi 3,5G. Dengan teknologi ini, penggunan mampu mengakses internet dengan lebih cepat sehingga setara seperti jika kita menggunakan Asynchronous Digital Subscriber Line (ADSL) untuk internet di rumah. Teknologi ini juga mampu menanggulangi kemacetan atau kepadatan saat pengunduhan data yang dapat memperlambat konektivitas. Selain itu, berbagai aplikasi interaktif (dynamic application) dapat dijalankan tanpa hambatan serta mampu meningkatkan kapasitas sistem tanpa perlu menambah frekuensi sehingga mengurangi biaya.
MTSO atau Mobile Telephone Switching Office adalah pusat dari mobile switching (pemindahan darimobile ke landline atau unit nirkabel lainnya yang melibatkan sistem dan koneksi nirkabel yang sangat kompleks yaitu Field monitoring dan relay stations yang digunakan sebagai pemindah panggilan dari/ke cell site dengan PSTN (Public Switch Telephone Network). Di dalam MTSO terdapat MSC (Mobile Switching Center) yang dapat mengendalikan perpindahan jaringan tersebut. MSC mengirimkan Mobile Base Station (MBSs) dan akan dikirimkan melalui Public Switched Telephone Network (PSTN). MBSs inilah yang bertanggung jawab agar pesan dapat diterima melalui teknologi TDMA dan GSM yang digunakan oleh pengguna. MSC ini mengontrol panggilan, billing, dan lokasi pelanggan cell site dengan sistem antena. Selain itu MSC juga berfungsi sebagai penghubung antara satu jaringan GSM dengan jaringan lainnya melalui Internetworking Function (IWF). Mobile Switchingdilengkapi dengan HLR (Home Location Register) sebagai penyimpan semua informasi/data mengenai pelanggan tetap, VLR (Visitor Location Register) untuk menyimpan informasi/data pelanggan saat melakukan roaming dan AuC (Authentication Center) untuk menyimpan semua informasi terkait keabsahan pelanggan, serta EIR (Equiptment Identity Register) untuk menyimpan nomor identitas pelanggan.
Antena merupakan elemen sirkuit yang pada saat transmisi dapat merubah sinyal menjadi gelombang radio untuk mengumpulkan energi elektromagnetik sehingga dapat diterima menjadi rangkaian kode tertentu. Empat aspek yang dimiliki antena yaitu Reciprocity – semua antena sifatnya sama meski digunakan untuk menerima ataupun mengirim energi elektromagnetik;Polarization : antena penerima dan pengirim mempunyai polarisasi yang sama; Radiation Field –tercipta di sekeliling antena dan memengaruhi transmisi sinyal; Antenna Gain – banyaknya kekuatan antena untuk menerima energi elektromagnetik.
Smart Antenna adalah kombinasi beberapa elemen antena dengan kemampuan pengolahan sinyal yang dapat mencari sendiri frekuensi yang diinginkan. Antenna gain diperbesar sehingga frekuensi yang diserap dapat maksimal. Contohnya sistem radar untuk pelacakan sasaran. Hal utama yang menjadikan suatu sistem antena menjadi smart, adalah kemampuannya untuk mengestimasi sudut kedatangan sinyal atau Angel of Arrival (AOA). Biaya yang digunakan menjadi lebih efisien karena rendahnya konsumsi kekuatan dalam amplifier dan mempunyai reliabilitas tinggi. Smart antennasmemisahkan pengguna dengan Space Division Multiple Access (SDMA) atau pemisahan ruang. Dua kategori smart antennas, yaitu Switched Lobe (SL) yang berbentuk beams ganda, dan Adaptive Array(AA) yang melacak berbagai tipe sinyal yang meminimalisir interferensi dan memaksimalisasi penerimaan sinyal yang diinginkan. Fitur yang menonjol dalam smart antennas adalah signal gain, interference rejection, spatial diversity, power efficiency.
Microwave Signals merupakan sinyal yang dipergunakan dalam teknologi satelit serta memilikibandwidth yang sangat besar. Radio dan televisi merupakan contoh pemanfaatan teknologi ini. Namun, dengan kapasitasnya yang sangat besar seringkali terjadi overload (penumpukan) frekuensi. Selain itu, sulitnya peralatan, mudah terkena gangguan cuaca terutama pada saat hujan deras/absorpsi hujan, distorsi, pemudaran pada peralatan, distorsi dan pemudaran menjadi rintangan teknologi ini. Komponen dari sistem gelombang mikro ini adalah modem digital, unit RF, dan antenna. Modem digital memodulasi sinyal informasi menjadi unit RF yang kemudian meneruskan sinyal tersebut ke antena. Engineering Issues for Microwave Signaling adalah isu terkait dengan gelombang mikro, yaitu keragaman ruang, keragaman frekuensi, hot standby, dan koneksi PRI yang harus dipertimbangkan dalam penempatan gelombang mikro.
Saat ini dikenal istilah 4G yang akan menggantikan posisi 3G dan 3,5G karena dianggap lebih efisien. 4G dilengkapi dengan teknologi software-defined radio (SDR) receiver, Orthogonal frequency division multiplexing access (OFDMA), dan teknologi Multiple-Input at Multiple-Output (MIMO). Kelebihannya terdapat pada tingkat transmisi yang lebih cepat dan protokol data yang lebih banyak bahkan bisa mengangkut data sepuluh sampai limapuluh kali lebih banyak dari 3G. Namun teknologi ini masih belum dapat terealisasikan mengingat provider harus menyediakan layanan dengan kapasitas yang tinggi pula. Selain itu, teknologi ini mengalami hambatan dalam hal harga, akses universal, dan kecepatan.
Setelah munculnya 4G yang dengan yakin diperkirakan akan menggantikan 3G dan 3,5G apakah akan ada lagi generasi-generasi wireless lagi yang lebih canggih dan mampu menghilangkan kelemahan-kelemahan dari teknologi wireless yang ada sebelumnya? Kita nantikan saja.


Kelebihan Jaringan WiFi

Wi-Fi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) tanpa kabel melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11".

·         Wi-Fi dikembangkan tanpa kabel dan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 2,4 GHz. Selain itu Wi-Fi dapat mengirim dan menerima kapasitas sampai 54Mbps.
·         Wi-Fi menggunakan jalur akses jaringan / hot spot, dapat berkomunikasi ke semua komputer dan laptop.Wireless klien: PCMACIA / PC Card, Gateway, server, modem, router dan proxy.
·         Memungkinkan LAN untuk digunakan tanpa kabel, biasanya mengurangi biaya penyebaran jaringan dan ekspansi. Ruang di mana kabel tidak dapat dijalankan, seperti area outdoor dan bangunan bersejarah, dapat menggunakan LAN Wireless.
·         Harga Wi-Fi terus turun, membuat Wi-Fi merupakan pilihan yang sangat ekonomis mengenai jaringan
·         Produk Wi-Fi tersedia di pasar secara luas.
·         Wi-Fi jaringan dukungan roaming, di mana sebuah stasiun klien mobile seperti komputer laptop dapat berpindah dari satu jalur akses ke jalur akses yang lainnya 
·         Wi-Fi adalah perangkat standar global. Tidak seperti operator selular, klien Wi-Fi yang sama bekerja di berbagai negara di seluruh dunia.
·         Tersebar Luas di lebih dari 250.000 tempat umum, jutaan rumah, perusahaan dan universitas di seluruh dunia.
·         Protokol baru untuk Kualitas Layanan (WMM) dan mekanisme power saving (WMM Power Save) membuat Wi-Fi lebih sesuai untuk aplikasi yang latency-sensitif (seperti suara dan video) dan perangkat kecil berbentuk-faktor.
Bluetooth
Teknologi bluetooth іnі dulunya dipromotori οƖеh 5 perusahaan besar kala іtυ diantaranya IBM, Ericsson, Nokia dаn Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) уаnɡ meluncurkan proyek teknologi bluetooth. Pada bulan Juli 1999 ѕеmυа dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mυƖаі dirilis.
Teknologi Bluetooth memiliki beberapa keunggulan diataranya :
·         Bluetooth dараt menembus dinding dаn media rintangan lain namun tetap hаrÏ…Ñ• dеnɡаn jarak maksimal 10 meter.
·         Teknologi Bluetooth tаk memerlukan kabel atau media lain Ï…ntÏ…k transfer data.
·         Bluetooth dараt mensikronasikan data dаrÑ– ponsel kе komputer ataupun sebaliknya.
·         Bluetooth memiliki penggunaan daya rendah dаn dараt digunakan sebagai perantara modem.
Infra Red
Infra merah (infra red) ialah sinar elektromagnet yang panjang gelombangnya lebih daripada cahaya nampak yaitu di antara 700 nm dan 1 mm. Sinar infra merah merupakan cahaya yang tidak tampak. Jika dilihat dengan dengan spektroskop cahaya maka radiasi cahaya infra merah akan nampak pada spectrum elektromagnet dengan panjang gelombang di atas panjang gelombang cahaya merah. Dengan panjang gelombang ini maka cahaya infra merah ini akan tidak tampak oleh mata namun radiasi panas yang ditimbulkannya masih terasa/dideteksi.
Kelebihan Infrared
1.    Mudah dalam konfigurasinya.
2.    Proses transfer file yang mudah, karena tidak perlu memerlukan sinyal dalan proses transmisinya.
3.    Sangat praktis dipakai dalam transfer data yang berkapasitas kecil.
4.    Bebas Pulsa.
GSM (Global System for Mobile Communications)
GSM (Global System for Mobile Communications) adalah merupakan teknologi digital yang bekerja dengan mengirimkan paket data berdasarkan waktu, atau yang lebih dikenal dengan istilah timeslot.
Kelebihan GSM ialah
  • kualitas pangilan relatif dan baik
  • Heandset danpenyimpanan layanan yang tersedia untuk dipilih lebih beragam
CDMA
CDMA adalah kependekan dari Code Division Multiple Access. Dalam CDMA, sinyal suara pertama adalah digital & data resultan menyebar di seluruh bandwidth. CDMA adalah sebuah bentuk spread spectrum, yang berarti bahwa data yang dikirim dalam potongan-potongan kecil selama beberapa frekwensi diskrit yang tersedia untuk penggunaan di setiap saay dalam kisatan tertentu. CDMA beroperasi baik dalam 800 MHz dan pita frekwensi 1900 MHz.

Kelebihan :
·         Biaya panggilan lebih murah daripada GSM
·         Kualitas panggilan juga lebih baik daripada GSM


DAFTAR PUSTAKA
      

      Komentar : Menurut saya makalah ini sudah cukup lengkap.



Senin, 17 Maret 2014

Wi-Fi

Wi-Fi



                                             

                                                 Nama : Muhamad Ramdan Eka Nugraha

                                                 Kelas : A
                                                 NPM : 432007006110135




TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK TASIKMALAYA

2014
  

 

KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak pernah berhenti memberikan anugrah dan hidayah-nyasehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curah kepada panutan alam rasulullah SAW, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejaknya.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat tugas mata kuliah Jaringan Nirkabel.
penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat menambah wawasan bagi penulis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya, Amiin.



Tasikmalaya, Maret 2014


Penulis


BAB I   
 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Kita sekarang berada pada zaman perubahan. Berbagai evolusi teknologi komunikasi dan maklumat (ICT) telah tumbuh bagaikan cendawan setelah hujan.
Kemunculan komputer dalam bentuk mesin tipe pintar dan interaktif, kerangka utama, komputer mini dan komputer pribadi diikuti dengan komponen-komponen canggih dari segi aplikasi, multimedia/animasi, reka bentuk web portal/vortal/web-publisher, grafik, pangkalan data dan aplikasi industri ERP/MRP, teknikal, kejuruteraan, berbagai sistem pengoprasian dan sebagainya.
Selain itu, dengan bantuan teknologi jaringan LAN, WAN -  wireless, Arpanet, Intranet dan Internet, peer-to-peer network dan lain-lain juga telah banyak meninggalkan banyak dampak positif kepada dunia ICT.
Muncul pula intergrasi elemen-elemen telekomunikasi telah menyebabkan terciptanya telepon bimbit berbagai fungsi/sistem PDA, e-mail/chat/telepon internet (dan SMS), Konsep Pejabat Pintar (SOHO), WAP, dan GPRS dan akhirnya Sistem Jalur Lebar atau lebih dikenali sebagai Broadband yang menyebabkan terbitnya pula Telepon Bersuara berasaskan IP (VOIP) dan lain-lain jenis yang terlalu banyak di pasaran.
Teknologi satelit/komunikasi juga tidak kurang memberikan lebih sumbangan bernilai tambah kepada dunia ICT sehingga mampu menggabungkan pula elemen-elemen penyiaran digital menerusi radio dan TV, Sistem Pemusatan Global (GPS), Sistem Maklumat Geografik (GIS), telepon satelit, VSAT/Gelombang ‘C’, Cell Broadcast dan lain-lain meneruskan cara yang kita tidak pernah pikirkan dulu.
Dari segi komersil, industri ICT dari sektor pembuatan aksesori/perkakasan komputer sehingga penyelesaian sistem dan lain-lain telah memanfaatkan e-dagang dan B2B/B2C dan lain-lain secara maksimal pada tahap teratas, tahap kedua dan tahap ketiga.
Pendek kata, sebagai manusia yang memiliki kemampuan untuk berkreativitas, kita diharuskan memajukkan dunia ini dengan teknologi yang maju dan berkembang.
1.2. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari pembuatan makalah ini adalah
Untuk memenuhi penilaian tugas
Agar kita dapat memiliki gambaran-gambaran mengenai topik yang telah dipilih yaitu Wi-Fi, dan membuat mahasiswa lainnya dapat menambah ilmu mengenai Wi-Fi.
1.3. Ruang Lingkup Permasalahan
Pembahasan makalah ini melingkupi pengertian, tujuan Wi-Fi, cara kerja, komersial Wi-Fi, kelebihan dan kekurangan, keuntungan dan kerugian menggunakan Wi-Fi, keamanan Wi-Fi, akses untuk Wi-Fi, masa depan Wi-Fi dan cara menghubungkan Wi-Fi dengan PC.
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah :
BAB I. PENDAHULUAN
Dalam bab I, penulis membahas mengenai latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup pembahasan, dan sistematika penulisan.

BAB II  
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Wi-Fi
Wi-Fi(Wireless Fidelity) adalah sekumpulan standar yang mempunyai spesifikasi IEEE 802.11 yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel. Saat ini Wi-Fi banyak digunakan untuk mengakses ke internet dengan menggunakan access point (hotspot) melalui komputer dan PDA (Pocket Digital Assistance) yang terhubung dengan kartu nirkabel. Sekarang ini spesifikasi 802.11 mempunyai 4 tipe yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, dan 802.11n. Yang membedakan keempat tipe ini adalah luas jangkauan dan kecepatan transfernya. Di beberapa negara, pengguna Wi-Fi tidak perlu mendapatkan izin dari pengaturan lokal untuk mendapatkan frekuensi Wi-Fi. Wi-Fi tidak hanya dapat bekerja dalam jaringan WLAN tetapi dapat juga bekerja di jaringan WMAN(Wireless Metropolitan Area Network) atau disebut juga Wi-Max yang mempunyai standar 802.16. Biasanya 802.11a dan 802.16 bekerja di frekuensi 5 GHz sedangkan 802.11b hanya digunakan di frekuensi 2,4 GHz.
Wi-Fi adalah merek yang dilisensi oleh Wi-Fi alliance untuk produksi yang lulus demonstrasi tes yang mereka implementasikan dalam satu set kemampuan standard produk untuk wireless local area network didasari oleh spesifikasi IEEE 802.01. standard baru dari spesifikasi 802.11,seperti 802.16(WIMAX), saat ini sedang dalam tahap pengerjaan dan menawarkan banyak peningkatan, mulai dari range yang semakin luas sampai kepada kecepatan transfer yang lebih besar.
2.2. Tujuan Wi-Fi
Wi-Fi memiliki tujuan untuk digunakan pada peralatan mobile dan LAN, tetapi pada saat ini lebih sering digunakan untuk akses internet. Hal ini memungkinkan seseorang dengan komputer wireless atau PDA untuk mengakses internet didalam jangkauan akses point.Suatu wilayah geografi yang tercover oleh satu atau beberapa akses point disebut hotspot.
2.3.  Cara Kerja Wi-Fi
Setup Wi-Fi pada umumnya mengandung 1 atau lebih akses point dan 1 atau lebih client. Akses point menyebarluaskan SSID (Servis Set Identifier, Network Name)nya melalui paket-paket yang disebut beacon, yang disebarluaskan setiap 100ms. Beacons itu ditransmisikan dengan kecepatan 1 mbits/s, dan itu relative pendek, oleh karena itu juga bukan performance yang baik.Dengan adanya 1 mbits/s merupakan rate yang terendah dari Wi-Fi, hal ini menjamin client yang menerima beacon dapat berkomunikasi paling sedikit 1 mbits/s. Didasari oleh setting (misalnya : SSID), client itu dapat menentukan untuk terhubung dengan akses point yang mana saja. Firmware yang berjalan dengan kartu Wi-Fi dari client sangatlah baik. Katakanlah dua akses point dr SSID yang sama berada dalam jangkauan client, firmware dapat mengambil keputusan kepada akses point yang mana dari keduanya dia akan terhubung didasari oleh kekuatan sinyal. Standard Wi-Fi tidak memperhatikan kriteria koneksi dan roaming secara total terbuka kepada client. Inilah kekuatan Wi-Fi, tetapi hal ini juga memungkinkan kebanyakan suatu adapter wireless memiliki performance yang lebih baik daripada yang lainnya.
Sejak windows XP, sudah ditemukan zero configuration yang memungkinkan para pengguna untuk melihat berbagai network yang dan memungkinkan pengguna itu untuk terhubung kepada network yang diinginkan. Dimasa depan kartu wireless dapat menjadi lebih dan lebih lagi terkontrol oleh sistem operasi. Penemuan terbaru microsoft yang disebut dengan softMAC dapat mengambil alih dari on-board firmware. Telah dikatakan, kriteria roaming akan terkontrol secara total oleh sistem operasi. Wi-Fi ditransmisikan di udara, memiliki properti yang sama seperti non-switch ethernet network. Meskipun masalah-masalah tetap dapat terjadi pada non-switch ethernet LAN.

2.4. Komersial Wi-Fi
Di Indonesia, Penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah tidak asing lagi. Di berbagai Kafe-Kafe dan tempat-tempat umum lainnya banyak yang sudah memasang hotspot seperti di Kafe Starbucks, La Moda Cafe, Coffee Club dan lain-lain. Bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan Wi-Fi yang biasanya disebut VoWi-Fi(Voice over Wi-Fi). Standar teknis beberapa waktu lalu menemukan kreasi terbaru IEEE yang mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan dapat dibuat kartu berbasis Wi-Fi yang mampu disisipkan ke dalam peralatan elektronik mulai dari kamera digital sampai consoles video game.
Komersial layanan Wi-Fi dapat digunakan seperti Internet cafe, tempat untuk minum kopi, dan bandara di seluruh dunia (biasa disebut Wi-Fi-cafes), meskipun coverage adalah tambalan dari perbandingan dengan selular:
Ozone dan ozoneParis di Perancis, September 2003, Ozone mulai menyebarkan jaringan OzoneParis dengan jarak lintas dari kota dengan lampu. Objektifnya : untuk membangun sebuah jaringan wireless metropolitan dengan Wi-Fi penuh  coverage dari Paris. Ozone dapat menembus jaringan filosofi dasar di sebuah skala nasional.
Teknologi wise menyediakan hotspot komersial untuk bandara, universitas, dan cafe yang independen di US.
T-mobile menyediakan hotspot di banyak starbucks di  US dan UK
Pacific Century Cyberworksmenyediakan hotspot di tokopasifik kopi di Hongkong
Sebuah Columbia Rural Electric Association memilikicabanglebihdari 2.4 GHz pelayananWi-Fimenyebrangi 3,700 mi2 (9,500 km2) daerahdalamWalla Walladan Colombia di Washington dannegeriUtatilla, Oregon
Provider Hotspot  besarlainnya di USmeliputiBoingo, WayportdaniPass
Sifisebuah provider layanan internet India, sudahmengadakan 120 akses wireless di Bangalore, India di hotel, mall, dankantorpemerintahan
Vex melebihi sebah jaringan besar dari hotspot dengan penyebaran lebih dari Brazil. Telefonica Speedy Wi-Fi   sudah memulai layanan baru dan maju dengan jaringan distribusi lebih dari kota Sao Paulo
BT Openzone menyediakan banyak hotspot melintasi United Kingdom, yang utama restoran McDonalds, dan mempunyai persetujuan roaming dengan T-Mobile UK dan ReadyToSurf. Konsumen mereka juga dapat mengakses hotspots managemen oleh The Cloud
Netstopmenyediakan hotspot di New Zealand

2.5. KelebihanWi-Fi
Pada saat-saat ini Wi-Fi memberikan beberapa keunggulan. Salah satu yang paling menonjol adalah kemudahan untuk mengaksesnya. Dengan membawa PDA (Pocket Digital Assistance) atau komputer/laptop yang berkemampuan Wi-Fi dapat mengakses internet di tempat yang terdapat access point atau hotspot dan para pengguna dapat menggunakan secara bersamaan tanpa diperlukan kabel. Dan keunggulan lainnya adalah biaya pembangunannya yang relatif murah. Karena keunggulan-keunggulan inilah yang mendorong Internet Service Providers (ISP) membangun hotspot di kota-kota besar. Pengamat-pengamat telah memprediksikan pada tahun 2006 akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di Eropa, 530.000 di AS dan 1.000.000 hotspot di negara Asia.
Berikut adalah kelebihan-kelebihan lainnya dari Wi-Fi :
Membolehkan LANs untuk menyebarkan tanpa kabel, mengurangi kekuatan dari harga jaringan perluasan dan penyebaran. Tempat dimana kabel tidak dapat dijalankan, seperti tempat terbuka dan sejarah gedung, dapat host wireless LANs.
Produk Wi-Fi dapat diperluas di pasar. Berbeda jenis dari akses point dan jaringan interface klien interoperable di sebuah level dasar dari layanan.
Jaringan Wi-Fi mendukung roaming, dimana sebuah mobile client station seperti sebuah laptop komputer dapat pindah dari satu akses point ke lainnya seperti pengguna pindah disekeliling sebuah  gedung atau area.
Wi-Fi adalah global set dari standar. Tidak seperti selular carries, Wi-Fi client bekerja di kota yang berbeda diseluruh dunia.

2.6. Kekurangan Wi-Fi
Kekurangan Wi-Fi hanya infrastruktur, Wi-Fi hanya bisa di akses di tempat- tempat tertentu saja. Untuk di Indonesia, infrastuktur Wi-Fi sepertinya dihalangi oleh birokrasi. Banyak pihak-pihak yang akan mengalami kerugian besar apabila infrastruktur Wi-Fi dibangun meluas.

2.7. Keuntungan Menggunakan Wi-Fi
Dengan menggunakan fasilitas Wi-Fi, perusahaan-perusahaan menengah dan besar dapat meningkatkan efektifitas dalam memperoleh data-data terkini dengan menggunakan akses internet. Fasilitas Wi-Fi juga menawarkan efisiensi dalam kemudahan komunikasi antar departemen-departemen di dalam sebuah perusahaan, walaupun harga yang ditawarkan tidaklah murah. Keuntungan lainnya adalah Wi-Fi menawarkan konsep fleksibilitas. Sebagai contoh, seseorang yang sedang berada di kedai kopi ataupun di airport dapat mengerjakan tugas nya dengan menggunakan akses Wi-Fi. Sebagai tambahan, pengguna Wi-Fi juga dapat mengadakan ‘meeting’ dengan para karyawan-karyawannya di sebuah perusahaan melalui internet.

2.8.  Kerugian Menggunakan Wi-Fi
Salah satu kerugian dalam menggunakan Wi-Fi adalah biaya yang sangat mahal dalam menginstalasi akses point untuk Wi-Fi atau juga disebut Hot Spot. Biaya-biaya untuk memasang komponen-komponen Wi-Fi adalah tiga atau empat kali lebih mahal daripada instalasi wired LAN.

2.9. Keamanan Pada Wi-Fi
Perusahaan-perusahaan pada umumnya menggunakan Virtual Private Network (VPN) untuk melindungi akses mereka dalam menggunakan fasilitas Wi-Fi. VPN dapat membuat sebuah terowongan virtual yang aman antara komputer-komputer karyawan dan server perusahaan. Dengan menggunakan VPN, akses internet melalui Wi-Fi dibatasi dan diamankan.
Selain menggunakan VPN, Wi-Fi juga sudah menyediakan fasilitas keamanan berupa Remote Access Dial-Up User Service (Radius). Secara sederhana, Radius hanya meminta username dan password untuk memperoleh akses ke internet.
Selain VPN dan Radius, ada cara lain yang lebih sederhana untuk meningkatkan keamanan dalam Wi-Fi, yaitu dengan menggunakan Firewall. Firewall mencegah akses dari luar untuk masuk kedalam jaringan.

2.10. Akses untuk Wi-Fi
Seperti telah disebutkan diatas, Wi-Fi dapat diakes dengan menggunakan WEP (Wireless Equivalent Privacy) di 802.11. WEP bekerja dengan menterjemahkan (encrypting) data-data yang diterima oleh Wi-Fi card dan akses point Wi-Fi. Akses point Wi-Fi merupakan sebuah peranti keras ataupun lunak (hardware atau software) yang bertindak sebagai alat penghubung ke wired Local Area Network (LAN). Wi-Fi sementara bisa diakses dengan menggunakan WEP pada 802.11b dan 802.11g pada umumnya. Kecepatan transfer data yang ditawarkan oleh 802.11g adalah lima kali lebih besar daripada 802.11b.

2.11. Masa Depan Wi-Fi
Teknologi Wi-Fi direncanakan akan dipasang di berbagai macam alat-alat elektronik, seperti telepon selular, PDA, Notebook, dan sebagainya. Denganadanyafasilitasini, banyak yang bisakitalakukanwalaupunkitasedang di rumah, tempatumum, ataupun di bandara.Informasi-informasiterkinidapatdiperolehdengancepatdimanapunkitaberada.Sebagaitambahan, teknologiinijugameningkatkanefektifitasdanefisiensiperusahaan-perusahaanmenengahataupunbesar.

2.12. Cara Menghubungan Wi-Fi dengan PC
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa ada 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wireless yaitu Adhoc dimana 1 PC terhubung dengan 1 PC dengan saling terhubung berdasarkan nama SSID (Service Set IDentifier). SSID sendiri tidak lain nama sebuah komputer yang memiliki card, USB atau perangkat wireless dan masing masing perangkat harus diberikan sebuah nama tersendiri sebagai identitas.
Sistem Adhoc adalah sistem peer to peer, dalam arti satu komputer dihubungkan ke 1 komputer dengan saling mengenal SSID. Bila digambarkan mungkin lebih mudah membayangkan sistem direct connection dari 1 komputer ke 1 komputer lainnya dengan mengunakan Twist pair cable tanpa perangkat HUB.
Jadi terdapat 2 komputer dengan perangkat Wi-Fi dapat langsung berhubungan tanpa alat yang disebut access point mode. Pada sistem Adhoc tidak lagi mengenal sistem central (yang biasanya difungsikan pada Access Point). Sistem Adhoc hanya memerlukan 1 buah komputer yang memiliki nama SSID atau sederhananya nama sebuah network pada sebuah card/komputer.
Dapat juga menggunakan MAC address dengan sistem BSSID (Basic Service Set IDentifier - cara ini tidak umum digunakan), untuk mengenal sebuah nama komputer secara langsung. Mac Address umumnya sudah diberikan tanda atau nomor khusus tersendiri dari masing masing card atau perangkat network termasuk network wireless. Sistem Adhoc menguntungkan untuk pemakaian sementara misalnya hubungan network antara 2 komputer walaupun disekitarnya terdapat sebuah alat Access Point yang sedang bekerja.
SSID adalahnamasebuah network card atau USB card atau PCI card atau Router Wireless. SSID hanyalah sebuah nama untuk memberikan tanda dimana nama sebuah perangkat berada. BSSID adalah nama lain dari SSID, SSID diberikan oleh pemakai misalnya "pcsaya" pada komputer yang sedang digunakan dan komputer lainnya dibuatkan nama "pckamu". Sedangkan BSSID mengunakan basis MAC address. Jangan terlalu bingung dengan istilah baru tersebut. Bila sebuah koneksi wireless ingin saling berhubungan, keduanya harus mengunakan setup Adhoc. Bila disekitar ruangan terdapat perangkat Access Point, perlu diingatkan untuk mengubah band frekuensi agar tidak saling adu kuat signal yang memancar didalam suatu ruangan.

Adhoc diagram- picture www.windowsnetworking.com
Sistemkedua yang paling umumadalah Infra Structure.Sistem Infra Structure membutuhkansebuahperangkatkhususataudapatdifungsikansebagai Access point melalui software bilamengunakanjenis Wireless Network denganperangkat PCI card.
Miripseperti Hub Network yang menyatukansebuah network tetapididalamperangkat Access Point menandakansebuahsebuah central network denganmemberikan signal (melakukan broadcast) radio untukditerimaolehkomputer lain. Untukmengambarkankoneksipada Infra Structure dengan Access point minimal sebuahjaringan wireless network memilikisatutitikpadasebuahtempatdimanakomputer lain yang mencarimenerima signal untukmasuknyakedalam network agar salingberhubungan. Sistem Access Point (AP) ini paling banyakdigunakankarenasetiapkomputer yang inginterhubungankedalam network dapatmendengartransmisidari Access Point tersebut.
Access Point inilah yang memberikantandaapakahdisuatutempatmemilikijaringan Wi-Fidansecaraterusmenerusmentransmisikannamanya - Service Set IDentifier (SSID) dandapatditerimaolehkomputer lain untukdikenal. Bedanyadengan HUB network cable, HUB mengunakan cable tetapitidakmemilikinama (SSID). Sedangkan Access point tidakmengunakan cable network tetapiharusmemilikisebuahnamayaitunamauntuk SSID.


BAB III  
KESIMPULAN

3.1. Kesimpulan
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna Wi-Fi cenderung meningkat yang berdampak positif pada perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. Pemerintah menyikapi fenomena ini secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat menggunakan sistem Internet Nirkabel dengan optimal apabila semua perangkat yang digunakan dalam area tersebut mempunyai daya pancar yang seragam dan terbatas. Apabila  prasyarat tersebut diabaikan maka dapat dipastikan akan terjadi harmful interference antar perangkat pengguna internet dan juga perangkat sistem telekomunikasi lainnya yang akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi ini (terutama 2,4 GHz) adalah digunakannya untuk keperluan ISM (industrial, science, and medical). Konsekuensinya, para pengguna komunikasi radio dan perangkat telekomunikasi lainnya yang bekerja pada pita frekuensi harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM. Karena keterbatasan dan dampak yang dapat timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi tersebut maka berbagai negara menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.



Bluetooth

BLUETOOTH



                                             

                                                 Nama : Muhamad Ramdan Eka Nugraha

                                                 Kelas : A
                                                 NPM : 432007006110135




TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK TASIKMALAYA

2014
  

 

KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang tak pernah berhenti memberikan anugrah dan hidayah-nyasehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curah kepada panutan alam rasulullah SAW, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jejaknya.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu syarat tugas mata kuliah Jaringan Nirkabel.
penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat terbuka dalam menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat menambah wawasan bagi penulis dan memberikan manfaat bagi yang membacanya, Amiin.



Tasikmalaya, Maret 2014

                                                                Penulis


BAB I

PENDAHULUAN

Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi juga (Personal Arena Network/PDA) tanpa kabel, bluetooth menghubungkan dan dipakai untuk melakukan tukar menukar informasi di antara peralatan-peralatan elektronik.

BAB II 
ISI

Nama bluetooth berasal dari nama raja Denmark yang bernama Harald Blatand (Abad 10) yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang diwilayah Skandinavia (Swedia, Filandia, Denmark, Norwegia) sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan 2 huruf jerman yang analog yaitu huruf A dan B.
Bluetooth adalah teknologi komunikasi wirelees (tanpa kabel) yang beroperasi pada 2,4 GHz, unlicense ISM (Indrustrial, Scientifik, dan Medical) dengan menggunakan frequency hopping transleiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara realtime antara perangkat bluetooth dengan jarak jangkauan yang terbatas (±10M / 30 kaki), aplikasi-aplikasi yang disediakan layanan bluetooth.
Penggunaan Bluetooth
  • PC to PC File Transfer.
  • PC to PC File Synchonization.
  • PC to PC Mobile Phone.
  • Wirelees Headseat.
Lan Connection
Perangkat pengguna Bluetooth
  • - Handphone.
  • - Camera digital.
  • - Personal computer (PC).
  • - Printer.
  • - Headseat.
  • - Dan elektronik lainnya.
Kelebihan system bluetooth
  1. Dapat menembus berbagai rintangan seperti dinding, kotak, dsb. Walaupun jaraknya hanya 10 M.
  2. Tidak memerlukan kabel atau kawat.
  3. Dapat me-singkronisasi data dari HP ke Komputer.
  4. Dapat digunakan sebagai perantara modem.
Kekurangan system bluetooth
  1. Menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang WiFi.
  2. Jika terlalu banyak koneksi bluetooth dalam satu ruangan sulit untuk menemukan penerima yang diharapkan.
  3. Banyak mekanisme keamanan yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
  4. Banyak beredar virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone.
BAB III
KESIMPULAN
Kesimpulan
 
Dari pembahasan tentang teknologi bluetooth diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan :
•    Bluetooth diciptakan bukan hanya untuk menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menewarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu untuk meyediakan berbagai macam layanan. Kelebihannya, Sinyal dapat menembus tembok/halangan, Berdaya rendah, dan Hardware yang relatif kecil.
•    Perangkat-perangkat yang dapat diintegerasikan dengan teknologi bluetooth yaitu: mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera digital, printer, router dan masih banyak peralatan lainnya.
•    Protokol dasar bluetooth adalah Bluetooth Radio, Baseband dan Link Manager Protocol (LMP) yang disebut protokol inti.
•    Algoritma SAFER + merupakan salah satu jenis algoritma yang dapat digunakan untuk sistem keamanan Bluetooth.
•    Bluetooth adalah teknologi radio jarak pendek yang memberikan kemudahan konektivitas bagi peralatan-peralatan nirkabel.